Sunday, September 11, 2022

Menikmati Tjikini

Selalu ada sesuatu di Tjikini yang menarik kami untuk mampir dan melihat aktivitas disekitar sana. 
Seperti malam tadi. 
Menikmati Tjikini ditengah gerimis kecil ditemani dengan segelas Vietnam Drip dan camilan sederhana seperti kentang goreng, roti bakar dan bubur kacang hijau rasanya sudah lebih dari cukup. Alhamdulillah..





Thursday, May 21, 2020

Let me tell you a story..

Dear Koko and Lala,

Udah lama banget sejak Mama terakhir menulis di blog ini ya.
So many things happened, so many stories to tell, so many dramas and dreams remains unshared..

Tapi hari ini Mama tergerak untuk menulis lagi, sekedar berbagi cerita. Ini cerita tentang rejeki dari Allah, melalui siapa saja, kapan saja, dalam bentuk apa saja..

Ditemani lagu2 oldies dari Heatwave (All I am dan That's the Way We'll Always Say Goodnight), Mama mau cerita ya..


1 day ago..

Percakapan Mama dan Mama Raya 
MR : "Mom maaf tadi aku mo nitip makanan sekalian lewat bpkna Rafi buat Alya dari Raya. Nanti ya, lupa nih"
M   :  " Issshh apa lagi, nuhun, ga usah repot-repot"
MR :  "Ga minta gendong ko, kenapa mesti repot"

...

Kisah Koko dan sekaleng cookies



Seperti hari-hari sebelumnya, dalam suasana COVID-19, Koko dan Lala Mama tugaskan untuk membantu memberikan beras dan makanan lainnya yang sudah tersedia di Mushalla.
Kemarin, Mama ingat kita membagikan beras untuk beberapa kurir dan gojek online.. ada yang dapat Beras plus sirop, dan/atau cookies (kaleng maupun kemasan yang lebih kecil) dan/atau vitamin C.
Sampai Mama tak sadar memasukkan cookies Good***e kalengan ke dalam salah satu plastik yang diserahkan pada kurir/gojek itu.  Sehingga stoknya habis.

Rutinitas berjalan seperti biasa sampai malam, menerima barang, menyerahkan barang. Meski kadang ngomel, Papa, Koko dan Lala sangat banyak membantu Mama untuk hal ini. Smile dear.. Jazakumullah khair..

Sampai akhirnya setelah shalat taraweh, Koko teringat ucapannya sendiri (dan Mama baru menyadari pernah mendengar permintaan ini) -- Koko mengecek ke Mushalla dan lalu kembali ke ruang tengah

Koko: "Ma, ko Good***e kalengnya abis? Ga ada stok lagi?"
Mama: "Oh ya ampun.. Mama lupa, mungkin udah dikasihkan semua.. Mama pikir ada di bingkisan Tante D"
Koko : "Yaaa Ma, kalau aku udah bilang mau, berarti aku mau banget Ma.."
Mama : "Ya maaf.. Mama lupa, ambil aja dari bingkisan yang ada ya."

Trus Koko yang kzl akhirnya ga banyak berkata-kata, masuk kamar dan menutup pintunya.
Hmm.. dia ngambek. Iya Mama salah, Mama lupa memisahkan permintaan Koko.
Apa harus cari2 lagi ke Tokopedia ya?  Browsing... nemu.. berpikir.. benar perlukah?
Tapi oke, ga setiap saat Koko punya keinginan seperti ini. Mama harus mengusahakan gantinya.  Klik, masuk keranjang.  Oops.. ternyata OVOnya belum cukup untuk membeli beberapa keinginan Mama. Perlu top up dulu.  Fokus Mama kemudian terdistract.  Transaksi tidak terfinalisasi sampai keesokan harinya. Maaf ya Ko..


Today
Sekitar jam 09.00 pagi ini, Mama dapat kabar dari Papa, ada kiriman makanan dan minuman dari Mama Raya.  Mama bergegas turun untuk memastikan dan berterima kasih pada pengirimnya.
Waktu Mama buka ikatan tas kemasan makanan dan minuman itu, Mama tertegun..
Masya Allah.. 1 kaleng Good***e ukuran besar. Persis seperti yang Koko inginkan.
Mama ga pernah nyangka bisa dapat makanan yang pas banget dengan keinginan Koko dalam bingkisan itu.

Ini rejekimu, Nak..
Allah swt Maha Berkehendak dan Maha Memberikan Rejeki. Dia berwenang untuk mendatangkannya kapan saja, lewat tangan siapa saja.
Yakin lah bahwa rejeki dari Allah itu tidak akan tertukar. Jangan kecewa jika tak mendapatkannya dan selalu bersyukur atas apapun yang terjadi dalam hidup terlebih setelah kamu berusaha maksimal. Qodarullah..

Ini hanya salah satu kisah kecil dalam hidup Mama dan hidupmu Koko, tapi maknanya dalam untuk diambil hikmah dan pelajaran di dalamnya.  Siapa yang menyangka Koko dapat hal yang diinginkan melalui Mama temennya Ade?  Bukankah ini artinya memang kita harus baik sama setiap orang karena kita tidak akan pernah tahu rejeki akan mendatangi kita melalui tangan siapa dan doa siapa-siapa saja untuk kita yang akan dikabulkan Allah swt.

Semoga Ade ikhlas kuenya Mama berikan ke Koko setelah mendengarkan atau membaca cerita ini.

------------


Anak-anak Mama tersayang..
Dibalik semua cerita dan pengalaman ini, Mama selalu berdoa..
Semoga Allah memberikan hidayah untuk Koko dan Lala, memberikan jalan dan rejeki yang terbaik dalam segala hal, termasuk urusan pendidikanmu Nak, salah satu hal yang perlu Mama prioritaskan untuk kalian saat ini.
Tidak ada yang mustahil untuk Allah, sepanjang kalian sudah berusaha maksimal.

Some said that all you need to be success is competency and luck.
Can't say that I'm in disagreement.. but for me, there's no such things as coincident or merely luck -- out of nowhere.
You have to study hard and pray harder, but don't forget to have fun, enjoy and treasure every moments in life.  Always be grateful for everything you have and experience although it may not be as beautiful as your dreams or wishes.
Trust and pray to Allah to guide you in the straight path. Insya Allah.. you'll be success and safe - fiddunya wal akhirah. Aamiin.


Saturday, February 08, 2020

Mom & Her Shoes

Suatu hari di Desember 2019, saat Mama bersemangat untuk pilih-pilih sepatu sebuah outlet, tercetus kata-kata dari Kakak, "Mama sih ga ngaruh beli sepatu bagus atau engga, orang ketutupan celana atau rok semua.."

Hmm.. Mama sempet tercenung sejenak, meski akhirnya ga bisa nahan diri untuk melanjutkan pemilihan sepatu hehe. Maafkan ya Nak.. 

But in fact, I do think about your words. 
There's nothing wrong with it. 
You're totally corect Nak. 
You may not understand why mom still looking for and want to buy a shoes (or two or even three) and then seeking for other opinion - although she'll be the one who makes the final decision? 
Haha. 
Welcome to the girls' world, Nak. 

Not everything can or need to be explained, but surely they have their own reason to do it. Wanna bet? :p

For me, in terms of the shoes world, i look for comfort (1), health & style (2), brand (3). 
That's why I can't only have a pair of shoes or two. 

Does anyone notice it - since the shoes will be covered with my culotte pants or long skirts?
Well, I don't really care with it. 
Just do as you want as long as you can afford it and does not cause any hams to others. 

Cari sepatu lagi yuk? 

Love, 
Mama






Monday, January 27, 2020

2019 - Trip to KL and Genting


Collectable memories of our trip last year to Kuala Lumpur and Genting Highland. 

I usually put a video here, but somehow I couldn't get the access to youtube from mr. Mac. So I just put the link here. 

https://youtu.be/AuKWmNjxulw
Song by the Overtunes: Takkan Kemana (☆☆☆☆☆)

Enjoy!

~Mama

Sunday, September 01, 2019

Between August and September ...



... Alhamdulillahi robbil 'alamiin...

When our (no longer) baby boy turns to 17 on 31 August 2019




 When our marriage turns to 18 on 1 September 2019



Sunday, August 11, 2019

Ragusa - Touch Down!


Dear Mas Rifa dan Ade Alya,
Akhirnya..
Janji Mama terpenuhi juga ya De.
Alhamdulillah..
Meskipun nuansanya tak sekental biasanya karena sudah cukup malam dan abang-abang penjual makanan lain sudah sibuk berbenah pulang.

Yang penting Mas Rifa dan Ade Alya sudah pernah merasakan es krim yang terkenal pada masanya itu seperti apa ya hehe.

Dear Papa,
Maaf ya, fotonya penggemar banana splitnya terlewatkan..

Hope that you enjoyed this moment as much as I do.

Love you,
Mama

Friday, August 02, 2019

Lomba Panjat Pinang

Dear Mas Rifa dan Ade Alya..

Tahukah kalian bagaimana Mama mengibaratkan kesempatan untuk berbakti kepada orang tua adalah seperti perlombaan panjat pinang?

Kenapa panjat pinang?

Saat hari kemerdekaan, biasanya berbagai macam lomba diadakan.
Semua memiliki tantangan dan masing-masing memiliki hadiah tersendiri.
Tapi diantara semuanya, mungkin hanya lomba panjat pinang yang hadiahnya terlihat nyata di depan mata. Namun tak semua orang mau mengikutinya.
Hadiah perlombaan panjat pinang umumnya tanpa bungkus, beraneka ragam, dari yang kecil dan mungkin murah, sampai dengan yang terbesar dan mungkin paling mahal.
Mengapa tak berbungkus? Karena justru disitulah itulah daya tariknya.
Lalu mengapa tak banyak orang yang mau mengikutinya?
Jawabannya jelas, panjat pinang sama sekali bukan perlombaan yang mudah.
Bahkan tak sedikit orang yang belum memulainya saja sudah malas membayangkan bagaimana cara mencapai hadiah-hadiah tersebut.
Bagaimana ia harus berusaha keras mengalahkan pesaingnya,
Bagaimana badannya menjadi kotor, bau dan harus berlumuran dengan cairan menjijikkan.
Belum lagi resiko dan bayangkan akan terinjak, terdorong ke bawah, gagal atau bahkan terjatuh dari ketinggian.

Tapi Nak, lihatlah, saat peserta memutuskan untuk mengikuti perlombaan tersebut, maka kalian akan melihat semangatnya.  Semua tampak berusaha dan tak memiliki kesempatan berleha-leha, juga rela membiarkan badannya kotor dan berpeluh.
Mereka semua berusaha agar bisa meraih apa yang disiapkan oleh sang panitia, sebanyak-banyaknya.
Hingga akhirnya sang pemenang, berhasil menikmati usahanya dan boleh berbangga karena usahanya, kotor tubuhnya sama sekali tak sia-sia.

Anak-anak Mama yang bageur..
Begitu pula bakti terhadap orang tua.
Diantara kesempatan untuk banyak melakukan perbuatan baik, kadang-kadang anak lebih memilih untuk mengambil jalan yang lebih mudah, dibandingkan dengan jalan yang lebih sulit meskipun hadiahnya sudah jelas-jelas terpampang di depan mata.
Berbakti pada orang tua, sering kali dianggap beban dan membuat orang malas karena seringkali tak mudah, melelahkan dan membuat kita berpeluh.
Untuk berbakti membutuhkan niat, keinginan yang kuat dan juga usaha.
Jika bukan sekarang, kapan lagi saatnya kita membalas kebaikan orang tua terhadap kita?
Tak perlu menunggu didatangi penyesalan saat salah satu diantara kita dipanggil Sang Maha Pencipta.

Apakah akan mudah? seringkali tidak.
Apakah akan melelahkan? seringkali ya.
Apakah dapat dicapai dengan usaha yang ala kadarnya? seringkali tidak.

Menjaga adab serta berbakti terhadap orang tua seringkali dipandang sebagai hal yang sangat berat ...
Karena harus menyisihkan waktu dan perhatian pada hal-hal yang berbeda dengan keseharian dan mungkin tidak termasuk dalam daftar prioritas kita.
Karena harus menyempatkan diri untuk sekedar berbasa basi demi menyenangkan dan tak mengecewakan mereka.
Karena harus menyediakan segudang kesabaran saat mereka bertindak kekanakan dan memiliki banyak pengharapan yang tak sesuai dengan keinginan kita.
Karena mereka berbeda, kurang up to date, tak kekinian atau tak asyik seperti teman-teman kita.
Karena mereka bergerak melambat, mulai sakit-sakitan dan tidak segesit dulu lagi.
dan...
karena berjuta alasan yang membelenggu dan menghalangi langkah kita.

Nak, harap bersabar dengan kami ya, ini ujian..
Tak ada ujian yang berlangsung selamanya.
Akan tiba saat dimana anak dan orang tua akan terpisah dan semua penyesalan menjadi tak berguna.
Renungkanlah bahwa hanya dengan do'a, usaha dan kerja keras mereka, akhirnya kita bisa menjadi diri kita yang sekarang.
Tak ternilai jasanya dan tak akan pernah sebanding dengan harta dan kesuksesan apapun yang dimiliki seorang anak.

Maafkan selalu kesalahan orang tua, masukkan nama mereka selalu dalam doa-doa kita.
Mohonkan pada Allah agar setiap kebaikan yang kita kerjaan menjadi pahala bagi mereka.
Orang tua bukanlah mahluk yang sempurna, tak berbeda juga dengan diri kita yang penuh alfa.
Kasihi dan sayangi mereka, bahagiakan dan tenangkan hatinya.
Insya Allah keridhaan orang tua akan membawa kita pada keridhaan Allah, serta membawa keberkahan, kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat.

Mama berharap Mas Rifa dan Ade Alya akan selalu mengingat pesan ini.
Jadilah pejuang untuk dirimu sendiri, keluarga kecilmu kelak dan kedua orang tuamu.
Tak pernah ada pahala yang terlalu kecil untuk setiap kebaikan yang kalian kerjakan.
Semoga Allah swt selalu menuntun kita di jalanNya dan tak membiarkan kita lalai dan tersesat sedetikpun dalam kehidupan ini.  Aamiin.

Love you as always,
Mama



Thursday, June 13, 2019

Rahasia Tahajud





Anak-anakku sayang,

Beberapa hari yang lalu Mama sempat berpikir, bagaimana kita menghadapi orang-orang yang hasud, dan memiliki rasa iri dan dengki terhadap kita.

Ya, kita memang punya Allah tapi bagaimana jalan terbaik untuk meminta agar dijauhkan dari orang-orang seperti itu, Mama bingung, doa apa yang paling tepat untuk dipanjatkan dan ibadah apa yang harus Mama lakukan agar terhindar dari berbagai macam masalah, termasuk dari gangguan dan kejahatan orang-orang yang jahat dan keji.

Selain itu, pikiran Mama pun ter-distract dengan salah satu kutipan hadits yang ditemukan di pinterest tentang Hukum Memperlama Sujud Terakhir - Dalam sebuah Hadits disebutkan bahwa:

"Dalam sebuah haids dari Barra bin Azib r.a., Barra menceritakan, " Shalat Rasulullah saw antara rukuknya, i'tidalnya, sujudnya, duduk antara dua sujud  lamanya hampir sama." (HR Bukhari dan Muslim).

Oleh karenanya, memperlama sujud terkahir ketika shalat dalam rangka memperbanyak doa, bukanlah termasuk bagian dari sunnah. Bahkan ini termasuk penyimpangan dalam sunnah.


Hari ini, selepas shalat tahajud Mama terpikir untuk mencari referensi lain soal memperpanjang doa saat sujud, termasuk menghubungkannya dengan pemahaman Mama soal tahajud, dimana semua doa dan keinginan kita dimintakan kepada Allah swt saat sujud terakhir.

Alhamdulilah.. Allah swt memberikan petunjuk melalui ceramah yang disampaikan oleh Ust Adi Hidayat. Isi ceramah ini dapat menjaawab pertanyaan Mama mengenai doa apa yang paling tepat untuk dipanjatkan dan ibadah apa yang harus Mama lakukan agar terhindar dari berbagai macam masalah, termasuk dari gangguan dan kejahatan orang-orang yang jahat dan keji. Selain itu, ilmu yang dapat diambil dari isi ceramah ini adalah: Untuk mendapatkan kemuliaan, keselamatan dan kebahagiaan dunia akhirat, serta menjadi sebaik2nya makhluk yang dapat memberikan manfaat bagi makluk Allah lainnya, bertahajudlah serta bacalah do'anya setelah membaca doa tasyahud akhir atau selepas shalat tahajud.

Masya Allah.. do'a ini telah Mama hapal sejak SMP namun seringkali terlupakan dan baru saat inilah Mama tahu bahwa ini adalah doa yang harus dipanjatkan saat tahajud. Doanya ada di dalam Qs Al Isra' 80 (Gambar 2 dan 3 di bawah ini).







~ aira's signature
Pics by Pinterest.



Alhamdulillah ya Allah.. segala puji bagi Allah atas segala petunjuk dan ilmu yang diperoleh hari ini. Beberapa jawaban atas pertanyaan yang sedang berkecamuk dalam pikiran Mama terjawab melalui beberapa referensi yang ditemukan secara tak terduga, mengalir serta sarat akan makna & hikmah.

Semoga Allah memudahkan kita semua dalam memperoleh ilmu yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah swt. Aamiin.

Referensi tentang hukum memperpanjang bacaan saat sujud terakhir juga bisa dibaca disini. 
https://rumaysho.com/1092-adakah-anjuran-memperlama-sujud-terakhir-untuk-berdoa.html.


Tuesday, January 15, 2019

Duka di Januari 2019

Pada hari ini, kita kehilangan seseorang yang kita sayangi, Bunda Ita, yang telah terlebih dahulu dipanggil untuk menghadap Allah swt.

Tak ada seorangpun yang tahu kapan ajalnya akan tiba.
Tak seorangpun yang mampu mempercepat atau memperlambat kematiannya sebagaimana firman Allah swt dalam QS Al-Mu'minun 43:
"Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak (pula) menangguhkannya."

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un
Allohumaghfirlaha warhamha wa'afiha wa'fu'anha.

Selamat jalan Bunda Ita, Allah swt lebih menyayangimu.
Semoga Allah swt menerima amal ibadah serta membukakan pintu ampunanNya untukmu.
Semoga Allah swt mengijinkanmu untuk tertidur nyenyak sampai hari kebangkitan kelak.

Terima kasih telah menjadi Kakak dan Bunda yang baik dan meninggalkan kenangan yang indah kita semua.

You'll be stay in our heart forever and we love you as always.

Al Fatihah.




Sunday, January 06, 2019

What a Mom Can(not) Do?

Dear Koko and Cimut,

As you may know, being a mom is not an easy task for me.
There are so many things that I can(not) do.
There are so many things beyond my capabilities and out of my reach.
But still, I'm trying and will always do my best to play my roles as a human being (nothing but hamba Allah), a wife, mom, daughter, sister, employee and student.

I cannot thank you enough for the support, understanding and happiness that you bring into my life.

Warmest hug with millions love and smooch.
~Mama


Ps:
Maaf untuk mie ayam edisi perdana yang sedikit keasinan dan bakso yang separuh matang..
Always happy to see you all having breakfast with a home-made menus, regardless its imperfectness - still Koko gave me 9, Papa 8 and Cimut 8.5.
 :)




Hello 2019 ... !


Bismillahirrahmanirrahiim.
May Allah swt bless and always be with us. 
"Yaa Muqallibal Quluub, tsabit qalbi 'ala diinik."
(Wahai Dzat yang membolakbalikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.)

Aamiin.

Sunday, August 12, 2018

2018 Lombok Trip



Sepenggal cerita tentang perjalanan kami ke Lombok. Sebelum pulau indah tersebut diguncang oleh ratusan gempa bumi yang meluluhlantakkan puluhan ribu rumah dan ratusan korban jiwa.

Semoga Allah swt melindungi dan menyelamatkan saudara-saudara kita yang tinggal di pulau Lombok. Aamiin.

Thursday, June 21, 2018

Jalan Kaki Yuk..



Saturday, April 14, 2018

Saturday, March 31, 2018

Petualangan si Bijak Taat Pajak

Hari ini seharusnya menjadi hari keluarga.
Minggu dengan long weekend - karena paskah - namun ternyata berubah menjadi hari yang 'melelahkan' gara-gara jam 9 tadi baru teringat bahwa hari ini adalah hari terakhir untuk mengajukan laporan Pajak. 

Pffffttttt...

Agenda facial cancel. It can wait and never on my priority list, as usual. 
Buka laptop, ikuti panduan dalam brosur hasil oleh-oleh pendaftaran EFIN kamis lalu, singsingkan lengan baju, siap isi SPT. Bismillah..

Sambil mengerjakan, harapan membuncah. This should not take a long time to complete.
Paling 10-15 menit selesai.

(beberapa menit berlalu)
Ok sip..
Just 1 click away and it's all done.
Click and it is processing ...

Sunday, January 21, 2018

Remember This...


Saturday, January 20, 2018

Kegiatan Ekstrakurikuler...

Dompet Sosial BA-depok
Program Januari Berbagi

Bagian Pertama
https://www.instagram.com/p/BeKbLEqAy7Q/

Bagian Kedua
https://www.instagram.com/p/BeK1VIGAj8v/

Sunday, January 14, 2018

Rezeki Takkan Tertukar ...

Hello Dear. Ini adalah postingan pertama Mama di 2018.
Malam ini, ditemani instrumentalia Richard Clayderman, Mama ingin menuangkan apa yang dalam 2 hari ini berada dalam pikiran Mama. Tentang apa?
Tentang Rezeki Allah SWT.

Pastinya kita semua sudah seringkali mendengar kata "Rezeki itu tidak akan tertukar" dan menyetujui kalimat tersebut, terlepas dari kenyataan apakah kita betul-betul memahami esensi dari kata-kata tersebut, atau hanya sekedar menyepakatinya jika kondisinya 'menguntungkan' untuk kita.

Beberapa kejadian yang Mama alami belakangan ini membuat Mama berpikir mengenai hal ini.
Saat ini Mama tahu, kita sedang 'berjuang' namun sekaligus pasrah dan ikhlas atas ketentuanNya. Keputusan untuk melepaskan beberapa hal yang kita cintai untuk sesuatu yang kita anggap lebih bermanfaat dan membuat hati lebih tenang, adalah suatu langkah yang tepat.

"Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik." (HR. Ahmad)

So, we did great, folks. We are family and a team. I know we can do it together. 
Always remember that - what doesn't kill us, make us stronger. Insya Allah.

Saturday, December 30, 2017

Sunday, December 03, 2017